Senin, 03 Juni 2013

Stabilitas dan kondusifitas Indramayu

Pondasi telah ditanamkan dengan BAIK dan KOKOH.
Sebelum era kepemimpinan Dr. H. Irianto MS Syafiuddin (Yance), pembangunan di Indramayu kurang menggeliat. Hanya rutinitas pembangunan ala kadarnya, tanpa Inovasi yang spektakuler.
Tampilnya Yance sebagai Bupati pada tahun 2000 mampu memberikan angin segar bagi masyarakat Indramayu. Berangkat sebagai Putra Daerah yang sangat memahami Indramayu, Yance langsung mengambil langkah-langkah revolusioner.
Stabilitas dan kondusifitas daerah langsung dicarikan solusi bersama, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Pendidikan yang merupakan sektor utama dalam pembangunan mendapat perhatian paling serius dari Yance dengan anggaran APBD terbesar di seluruh Indonesia, bahkan pada tahun 2003 sempat mencapai 40% APBD.
Program keagamaan digalakkan agar generasi muda Indramayu yang akan datang menjadi calon pemimpin yang amanah dan ber-akhlaq mulia.
Tahun 2003 ketika pemerintah menganjurkan pendirian 1-2 SMK di setiap kabupaten, Yance menggebrak dengan mendirikan 10 SMK sekaligus, sementara kabupaten/kota lainnya hanya mampu mendirikan 1-2 SMK pada waktu itu. Sekarang kesepuluh SMK tersebut telah menjadi kebanggan masyarakat Indramayu.
Tidak hanya sampai di situ, alasan Pertamina dan PLTU tidak dapat menerima karyawan dari Indramayu karena SDM warga Indramayu di bidang migas belum memadai. Dengan gigih Yance bekerjasama dengan Diknas mendirikan Politeknik Indramayu (Polindra) untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja asli dermayu di PLTU tahap II nanti. Saat ini PLTU II siap masuk Indramayu, tetapi Bupati Indramayu meminta dengan tegas bahwa karyawan PLTU II harus warga Indramayu, jika tidak maka Bupati tidak akan menandatangani Investasi tersebut.
PLTU II dan balongan II siap masuk Indramayu tetapi selagi tidak ada MoU tertulis tentang tenaga kerja Putra Daerah maka Bupati tidak akan menandatangi proposal tersebut.
Saat ini sudah banyak generasi muda Indramayu yang memiliki kwalifikasi untuk bekerja di sektor MIGAS.
Keteguhan Bupati Indramayu patut diacungi jempol. Tidak jarang 'penggede' dari Jakarta yang berkepentingan terhadap kedua proyek itu meminta agar Bupati mau menandatangani proposal. Tetapi kata kuncinya adalah, seberapa besar proyek itu bermanfaat buat warga Indramayu. Buat apa ada megaproyek di Indramayu apabila tidak menguntungkan rakyat Indramayu. Maka Bupati tidak bergeming dengan banyaknya permintaan baik secara halus maupun sedikit menekan dari 'Para Penggede' Jakarta. Itulah sedikit hal yang mungkin tidak semua warga SDI atau masyarakat umum ketahui.
Kembali kepada Revolusi Pendidikan yang dicanangkan Yance dengan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana, peningkatan pemahaman keagamaan secara dini kepada anak didik di seluruh Indramayu. Saat ini, pada tahun ke-13 setelah era Yance, kita dapat merasakan bahwa generasi muda sudah lebih maju dalam berbagai hal, baik dalam hal cara berfikir, bengetahuan umum, analisa permasalahan dan terutama penguasaan bidang keagamaan. Generasi ke-13 ini saat ini sedang dalam masa sekolah SMA dan sebagian sudah kuliah.
Dan mulai tahun 2015 hingga 2020 maka akan hadir generasi baru di Indramayu yang merupakan buah dari revolusi pendidikan Yance.
Semoga generasi baru Indramayu ini akan menjadi generasi penerus yang Amanah, Cerdas, jujur, kreatif, inovatif, merakyat dan ber-akhlaq mulia.
Amiiin
Suka ·  ·  ·  · Jumat pukul 15:04
  • Deni Wijaya Alam dan 2 orang lainnya menyukai ini.
  • Ayah Wahid Hasyim Semoga generasi baru Indramayu ini akan menjadi generasi penerus yang Amanah, Cerdas, jujur, kreatif, inovatif, merakyat dan ber-akhlaq mulia.
    Amiiin
  • Ayah Wahid Hasyim Mega Proyek PLTU Jilid II secepatnya di tanda tangani Oleh Ibu Bupati setelah di tuntaskan dan di selesaikan kepastian hukum yang menggantung pada suaminya BUPATI sekarang.
    majukan indramayu pada PLTU Jilid II dgn menyerap tenaga kerja dari daerah sendiri.
  • Ray Friz Sayangnya tercoreng diperiode berikutnya...coba setelah menjabat 2 x tidak diteruskan oleh Istrinya...mkn nama pak Yance 'sedikit banyak' akan harum di masyarakat Indramayu..saya pribadi mengakui bahwa pendidikan dan keamanan memang lebh baik dari periode sebelum pak Yance...
    Ya 'nafsu' telah meruntuhkan pondasi yang telah dibangun dg susah payah...
  • Ayah Wahid Hasyim Baru ..
    Blogger SDI Edisi Khusus 
    Memuat berita yang di posting pada Group SDI Part II dengan karater hurup lebih dari 300 hurup dgn berita seputar indramayu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar