Senin, 03 Juni 2013

Mencetak Generasi Amanah

Mencetak generasi baru yang Amanah.
Seminggu setelah dilantik sebagai Bupati Indramayu, diberlakukanlah peraturan 'membaca al qur'an selama 15 menit' di seluruh sekolah dan instansi pemerintah. Hal yang belum pernah ada.
Dari sebuah perintah, pada akhirnya menjadi kebiasaan dan menjadi kebutuhan.
Saat ini kebiasaan membaca al qur'an selama 15 menit sebelum belajar atau bekerja sudah berkembang menjadi lebih bervariasi. Ada yang memulai dengan sholat dhuha terlebih dahulu, baru membaca al qur'an. Dan sekarang juga sudah memasuki tahapan pemahaman isi kandungan al qur'an dengan menggunakan metode tamyiz.
Pola pembangunan pendidikan yang memberikan porsi lebih banyak pada bidang keagamaan diharapkan dapat menciptakan generasi baru yang amanah. Perkembangan jaman dan terbukanya informasi seluas-luasnya mewajibkan kita untuk membekali anak-anak dengan benteng pemahaman keagamaan yang kuat.
Bupati Indramayu terus berusaha mendekatkan generasi penerus Indramayu kepada Al qur'an dan al hadist.
Maka ditetapkanlah Perda MDA yang mengatur bahwa anak-anak SD yang akan melanjutkan pendidikan ke SMP harus memiliki ijazah MDA.
Dampak positif dari Perda MDA adalah berkembangnya madrasah dengan sangat pesat di seluruh Indramayu.
Anak-anak sepulang sekolah, kembali lagi belajar di madrasah-madrasah.
Dulu, ketika kuliah, banyak mahasiswa baru dari berbagai daerah, termasuk Indramayu yang tidak bisa membaca dan menulis arab.
Tidak bisa membaca al qur'an sebagai pedoman hidupnya umat ISLAM.
Tapi sekarang anak-anak Indramayu sudah melek baca tulis arab, sudah bisa membaca al qur'an dengan baik dan benar.
Perda wajib MDA telah merubah generasi baru Indramayu yang akan menjadi pemimpin Indramayu di masa yang akan datang.

Sisi lain kebijakan kang Yance
Suka ·  ·  ·  · 8 jam yang lalu
  • Asep Cipto Hadi Kusumah menyukai ini.
  • Martin Nahruirvan Alhamdulillah..tapi ga perlu harus memajang fotonya
  • Fais Sulung kebijakan pencitraan jeh....buktinya masih banyak anak2 yg bejad moralnya...masih banyak yg menjadi PSK, masih banyak yg menenggak miras, masih banyak yg make narkoba, masih banyak yg korupsi, termasuk mang yance nya sendiri yg tersangka korupsi kasus PLTU Sumuradem oleh kejagung...Wew....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar