Suara Demokrasi Indramayu Edisi Khusus
Jumat, 06 September 2013
Tes Belum selesai, 10 besar Calon KPUD Indramayu belum diumumkan
Kiagenk Pajimatan
Tes Belum selesai, 10 besar belum diumumkan apalagi 5 besar. " INTERNAL KPU Indramayu sudah mulai BEREBUT JABATAN KETUA" ADA PAKAH INI..........???
Suka
·
·
Berhenti Mengikuti Kiriman
·
Bagikan
·
4 September pukul 19:59
Raja Alas
,
Farid Muqodas
,
Qisma Amanah
dan
5 lainnya
menyukai ini.
Dakim Qeredhemple
ada pengaruh yance didalamnya, tak usah dipertanyakan segitu gamblangnya
4 September pukul 20:12
·
Suka
·
1
Kiagenk Pajimatan
Apakah ini Bukti atas Interpensi dan jaminan dari Penguasa hingga Komisioner Incamben merasa Lolos dalam 5 besar.....?? atau emang dah pada ster dan mengigau.
4 September pukul 20:44
·
Suka
Nank ASaekhu Uprit II
masa sech.....
4 September pukul 22:27
·
Suka
Ayah Wahid Hasyim
paling ketuanya .. S.Ag lagi
4 September pukul 23:49
·
Suka
Ayah Wahid Hasyim
Kiagenk Pajimatan
akankah ada wajah baru di KPUDIndramayu 2013 -2018 nanti ...? kita tunggu hasilnya
5 September pukul 2:02
·
Suka
·
2
Raja Alas
Pasti ada, Yah.. sebab satu komisioner sejak awal tdk ikut seleksi.. pasti itulah wajah barunya...
5 September pukul 5:36
·
Batal Suka
·
3
Dani Mc Law
TIMSEL WIS LANGKA REGAME. MAKSUDE WIS ORA DIHARGAI...
5 September pukul 7:08
·
Suka
·
1
Ayah Wahid Hasyim
Raja Alas
akankah 4 incumbent KPUD Indramayu akan tetap di bercokol di sana ... ?
apa wis langka WAYANG-WAYANG SATRIA dari wong dermayu sing pantes dodok dadi KPUD Indramayu.
Apa wis langka sing Di PERCAYA kanggo ngaman aken SUARA DEMOKRASI mengawala suawal suara rakyat.
5 September pukul 7:13
·
Suka
·
2
Kiagenk Pajimatan
Jika ini benar terjadi Pertanyaanya. kenapa mesti dibentuk TIMSEL..............???
5 September pukul 9:14
·
Suka
·
1
Raja Alas
Karena aturannya memang begitu, kang...
5 September pukul 9:16
·
Suka
·
2
Adhe Mashadi SH Jilid II
Aturan yg di atur2 he2
5 September pukul 9:19
·
Suka
Kiagenk Pajimatan
Berarti Aturan dibuat itu hanya untuk melegalkan sebuah tindak Kecuarangan ya dan memberikan kesempatan kepada penguasa untuk interpensi.
5 September pukul 9:23
·
Suka
Kiagenk Pajimatan
Kedengaranya Timsel kali ini sungguh hebat Permainan lebih halus dan lebih nyata Pemborosan Anggaran. ketika Tes dia mengundang dari UNPAD sebagai Penyeleksi, tes kemarin nyewa di Hotel Wiwi. hahahahahahaha TIMSEL Mulai ketularan KOPLAK.
5 September pukul 9:27
·
Suka
Kiagenk Pajimatan
TIMSEL dimana Jati dirimu, dimana Independen mu, dan mana Propesional Mu ..................???????????????????????????????
5 September pukul 9:58
·
Suka
Pengelana Ulung
Bentuk kekecewaan dr orang yg tdk terpilih timsel atau malah ga lolos seleksi KPUD, selalu menyalahkan
5 September pukul 12:13
melalui
seluler
·
Suka
Ayah Wahid Hasyim
TIMSEL ANGGOTA KPUD di BOMBARDIR dgn hujatan dan makian karena banyak yang di kecewakan ....
ada apa permaian di balik BAJU TIMSEL untuk mendudukan JAGO-JAGO pilihannya untuk mengamankan SUARA PARTAI di KPUD untuk pemilu 2014.
5 September pukul 12:17
·
Suka
·
1
Adhe Mashadi SH Jilid II
PU,mksud ANDA?
5 September pukul 12:35
·
Suka
Pengelana Ulung
Mengeluarkan emosi makin terlihat kebenaran itu
5 September pukul 12:53
melalui
seluler
·
Suka
Ray Friz
PU...hehehe aja manas-manasi sing lagi panas gah...kudue di adem-ademaken..
5 September pukul 13:44
·
Suka
·
1
Martin Nahruirvan
Ari jare kita mah maksude
Pengelana Ulung
kuh dudu meng kang
Adhe Mashadi SH Jilid II
, tpi meng sing duwe postingan kien...ya wajar bae baka ana sing rada-rada kesenggol setitik mah..
5 September pukul 13:48
·
Telah disunting
·
Suka
·
1
Ray Friz
hehehe...86 bos...
5 September pukul 13:53
·
Suka
Adhe Mashadi SH Jilid II
Komprador
5 September pukul 14:01
·
Suka
Martin Nahruirvan
Adhe Mashadi SH Jilid II
, artine apa kunuh?
5 September pukul 14:02
·
Suka
·
1
Raja Alas
Bature KOMPRESOR..
5 September pukul 14:02
·
Suka
·
1
Martin Nahruirvan
wkwekwkwkwkw
5 September pukul 14:03
·
Suka
Kiagenk Pajimatan
Rasa kecewa,geram bin Kesel lantaran Timsel bilang takkan terpengaruh dengan Interpensi Para Penguasa eeeeh ternyata eh Ternyata ucapan itu sebagai upaya nina bobo aja.# sejak awal sy tidak daftar dalam Konfensi (Tes) lantaran sudah Apatis dan rasa tidak percaya kpd Timsel dan kini rasa tersebut terjawab sudah.
5 September pukul 18:33
·
Suka
Ray Friz
Kiagenk..seharusnya ikut kang... seandainya orang2 pilihan yang daftar dan ternyata masih gagal juga maka akan ada tanda tanya besar..tetapi kalo hanya orang2 yang biasa2 saja ( maksudnya gak punya keberanian menggugat ketidakadilan yg ada )..maka akan terjadi sebuah 'pembenaran'... jangan apatis kang, jika orang2 seperti kiagenk dan yang lainnya yang berpotensi sdh apatis maka Indramayu tidak akan pernah maju..
5 September pukul 19:04
·
Suka
·
1
Kiagenk Pajimatan
rasa Apatis itu telah muncul ketika membaca situasi dari beberapa sumber. Secara jujur yg Interpensi didalamnya adalah dari ( Pendopo, Putra mahkota dengan PP nya, Ketua yg kantornya disamping Jogja Depstour). semua memberi Jaminan Dan Rekom Khusus.
5 September pukul 19:08
·
Suka
Kiagenk Pajimatan
Semua Berebut dan Punya kepentingan sebagai prediksi awal a/n AHD merupakan Anggota PP dan diberi jaminan dan rekom dari Putra mahkota.
5 September pukul 19:10
·
Suka
Ray Friz
Kiagenk...ya seharusnya kita kalo punya kemampuan wajib bertarung dulu kang...jika orang2 pilihan bergabung dan berjuang bersama akan beda rasanya daripada berjuang sendiri2...
5 September pukul 19:13
·
Suka
·
1
Kiagenk Pajimatan
Sejak awal sy juga menyampaikan termasuk kpd Mas Adhe mashadi,SH melalui Ajudannya bahwa Tes KPU akan terjadi sebuah Sandiwara, dagelan yg tak lucu karna Daf sudah dimatangkan hingga jika kita masuk pun akan sia2. buang2 tenaga,Pikiran dan Waktu.
5 September pukul 19:23
·
Suka
Ray Friz
hehehe..itung2 ngasah otak lan test kesehatan gratis kang...
5 September pukul 19:24
·
Suka
·
1
Ray Friz
Coba pake sistem gugur..akan terlihat permainannya... seleski admninitrasi gagal..reject... Test tertulis gagal..reject..test Psikotest gagal..reject.. test kesehatan gagal..reject... test wawancara gagal..reject... makanya saya pribadi tidak setuju test secara kolektif..selain menghabiskan anggaran juga tidak bisa menganalisa calon2 yang berpotensi atau tidak..karena TIMSEL bisa memberikan argumentasi yang kita sendiri tidak akan pernah tahu kebenaraannya...( kan gak mungkin hasil semua jawaban dan hasil wawancara di buka semua )...
5 September pukul 19:29
·
Suka
·
2
Kiagenk Pajimatan
Itu salah satu cara dan untuk mengaburkan dan membelokkan sebuah rencana agar Publik tak bisa mengikuti dan menelaah atas permainannya. Permainan Lebih Halus dan sistematis.
5 September pukul 19:35
·
Suka
·
1
Ray Friz
betul..dan satu hal yang pasti adalah..borrrrroooooossssssss......
5 September pukul 19:38
·
Suka
·
1
Marzuki Fatan
Timsel Punya Meteran sendiri untuk menilai Peserta Tes. meteran tersebut dapat pinjaman dari Pendopo.
5 September pukul 20:25
·
Suka
Adhe Mashadi SH Jilid II
Haha,menggarisbawahi PURI PENDOPO-SEL.sy di minta datang utk menemui timsel,timsel akan memperlihatkan hasil test,apkh it brlaku utk sy atau keseluruhn?ANEH!,kalau utk sy sj yg lain tdk y ANEH,sy minta ada sistem peringkat dari no 1 s/d 52 peserta.INI ADIL
5 September pukul 20:45
·
Suka
·
2
Ray Friz
Adhe.. itu tidak mungkin kang..karena menyakut privasi seseorang..terkecuali seluruh peserta memintanya tidak menuntup kemungkinan bisa dilakukan.. karena hasil psikotest dan medical check up adalah bersifat rahasia...
5 September pukul 20:50
·
Suka
·
1
Kiagenk Pajimatan
kang Adhe _ baka marek meng sekre Timsel bari gawa wadah. karna mungkin akan dikasih Konpensasi sebagai upaya Tutup mulut. hahahahahahahay
5 September pukul 21:03
·
Suka
·
2
Ray Friz
Kiagenk...waaa saya siap mengawal kalo begitu kang..siapa tahu perlu dompet kosong hehehe...
5 September pukul 21:05
·
Suka
·
1
Kiagenk Pajimatan
diadang be dituguk ning sor witan Kelapa sawit depan KPU kah.
5 September pukul 21:06
·
Suka
·
2
Adhe Mashadi SH Jilid II
hhaahaha::
Kiagenk Pajimatan
, Kang
Ray Friz
tonggonana bae ng sor bunderan kijang
5 September pukul 21:09
·
Suka
·
1
Ray Friz
Adhe...awas kang jangan goyah oendirian karena tawaran.. tp kalo bisa ajak2 saya terima aja kang hehehe
5 September pukul 21:14
·
Suka
·
1
Ray Friz
gkgkgkgkgk....Pasti namanya tugino..tuuuu giginya nongol hehehe
5 September pukul 21:18
·
Suka
·
2
Marzuki Fatan
kang
Adhe Mashadi SH Jilid II
sy hanya meningatkan : menerima suap juga ada konsekwensinya menurut Hukum, maka sebaiknya jangan menuruti Napsu sesaat gunakan Hati nurani. dan akan lebih baik Jika Hasilnya Bagi Ro.
5 September pukul 21:38
·
Suka
·
1
Ray Friz
MF..kata siapa kang.. saya sering di suapin ama istri hehe...
5 September pukul 21:48
·
Suka
·
2
Marzuki Fatan
makanya ... akan lebih baik jika bagi ro ( bagi dua) sama sy hahahahaha
5 September pukul 21:50
·
Suka
·
1
Nank ASaekhu Uprit II
Mnunggu hasil 10 besar...
5 September pukul 23:54
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Sudrajat Durih
Ada pertimbangan 'Prestisius' jabatan 'Ketua' dalam komposisi Komisioner KPU.
Kemarin jam 0:08
·
Suka
Ayah Wahid Hasyim
pertimbangan dari pihak mana tuh ..mas
Sudrajat Durih
?
pengen aman dan nakal dalam memainkan di pemilu 2014
Kemarin jam 0:11
·
Suka
Adhe Mashadi SH Jilid II
Kg SD:btul kang,punten lah dari rekan2 partai n caleg brsama-sama ikut memantau he2
Kemarin jam 0:13
·
Suka
Sudrajat Durih
Pertimbangan dari pihak yang berkepentingan atas posisi 'Ketua' tentunya.
Mengingat hajat Pileg 2014 yang menelan anggaran belanja negara lebih dari 16 Trilyun, semua elemen masyarakat harus digerakkan dengan tidak mengandalkan instrumen pemilu (KPUD/Bawaslu) ditengah krisis kepercayaan yang sedang melanda bukan mustahil diproduksi oleh proses yang ditengarai mengandung unsur kejanggalan.
Semua proses harus dikawal, masyarakat yang non partisan/netral harus ikut ambil peran merebut instrumen tersebut.
Timsel juga harus memberikan ruang keterbukaan informasi bagi para pemerhati/penggiat demokrasi.
Begitupun dengan Partai Politik/Caleg harus mampu mewarnai bahwa ini adalah era demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul yang diatur secara sah oleh Undang-Undang.
Semua ada saatnya untuk dihujani kritikan pedas, hujatan, bahkan cacian sekalipun.
Lebih pada menyampaikan informasi yang sebenarnya kepada publik, karena itu adalah Hak Publik.
Kemarin jam 0:37
·
Suka
Ayah Wahid Hasyim
kami masih setia mengamati dan mencermati Timsel untuk memunculkan nama2 yang terpilih sebagai anggota KPUD Indramayu 2013-2018.
kadang bikin kesel juga kenapa transparan baik hasil test di terima atau gagal dalam penilaiannya
Kemarin jam 0:45
·
Suka
Ray Friz
AWH..transparansi hasil test ( bukti ) saya rasa dimanapun tidak akan di buka secara 'telanjang' karena hasil test adalah sebuah rahasia.. tetapi yang terpenting adalah sebuah kejujuran dalam keputusan.. makanya ketika salah satu Timsel mempertanyakan
...
Lihat Selengkapnya
Kemarin jam 1:34
·
Suka
Ray Friz
Yang perlu dikaji dan di usulkan adalah sistem penjaringannya..kalo penilaiannya berdasarkan hasil test kolektif maka akan banyak 'celah' untuk di 'pertimbangkan' lolosnya calon2 yang menjadi 'titipan' para penguasa negeri ini... Jika menggunakan sistem gugur maka akan sedikit lebih 'sulit' bagi calon titipan ( celah tetap ada )...hasilnya akan mengerucut dan juga akan jauh lebih hemat....
Kemarin jam 1:39
·
Suka
·
1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar